DOWNLOAD CERPEN
Cerpen Sayuri Yosiana
Aku terkantuk-kantuk disudut bangku stasiun tua. Disebuah kota kecil yang kuno. Kota lama di
perbatasan ibukota. Senyumku lama menghilang. Betapa tidak? Nyaris dua jam aku menanti kereta
terakhir tiba. Lelah setelah seharian membantu keluarga sahabatku yang mengadakan pesta tunangan
dengan kekasihnya. Berkali-kali mataku melirik jam tangan.
Hatiku lelah sudah. Jadwal kereta api negeri ini sudah kadung semrawut. Masyarakat hanya mampu
menggerutu untuk setiap keterlambatan datang dan perginya kereta. Tak mampu berbuat lain. Para
pejabat berwenang agaknya sudah lama terkena penyakit tuli. Hingga suara masyarakat pemakai jasa
setia kereta apipun tak lagi terdengar. Aku menghela nafas berkali-kali. Malam makin larut. Sudah jam
sembilan ! Astaga, aku nyaris berdiri saking kagetnya. Mundar mandir tak karuan. Baru kusadari
sekelilingku mulai sepi. Beberapa orang yang tadi tampak masih menunggu sepertiku, entah kemana
perginya. Mungkin mereka pulang lagi. Atau ke kamar kecil. Penjaja makanan juga sudah sejam lalu
membereskan dagangannya dan kembali pulang. Berarti sekarang tinggal aku sendirian di stasiun kecil
ini.
Lanjutin bacanya di rumah aja ya, biar sobat nggk boros bayar koneksi internetnya ^_^ silahkan Download dulu lanjutan cerpen Kereta Hantu ini,
DOWNLOAD CERPEN
Semoga bermanfaat ^_^

0 komentar:
Posting Komentar